Saat Jam istirahat kedua...
"Kyene, tadi kamu kesel banget ya?". Tanya Irene kepadaku.
"Banget! emangnya kamu mau digituin?!". Aku menjawab sambil menendang batu kecil.
"enggak, sih. cuman kalau kamu kesal, sabar aja. Paling dia iri karena kamu nilai IPA-mu paling tinggi waktu ujian mid semester 2 kemarin". Iya juga sih. Dari setelah diumumkan nilainya, dia selalu melihatku dengan tatapan sinis.
"Mungkin di sekolahnya yang lama dia selalu mendapatkan nilai tertinggi". Ucapku.
"Nah betul, tuh. Sifat iri tuh gak baik. apalagi sampe musuhan segala". Kata Irene menceramahiku. "Santuy, paling nanti dia kena karma setelah mempermalukanmu".
"uh she uup..!!!". Kami lalu tertawa bersama.
***
Benar kata Irene, Anak baru itu kena karma waktu pulang sekolah. Dia terjatuh ke got kotor berwarna Hijau tua serta bau, lalu diketawain yang lain. Aku dan Irene hanya tertawa kecil lalu melewati Anak baru tersebut menuju gerbang sekolah.
Sesampainya di rumah...
Aku melihat isi grup chat kelas di ponselku, isinya:
firo: Eh, kalian tau, si anak baru dari kelas sebelah, kecemplung got! hahahaha!!!
Nisa: Karma, sih. Pake mempermalukan jagoan kelas kita, jadi kena karma, kan. Hahaha!1!1!
Ayu: Oh, ya? Aku ga liat tadi.
firo: @Ayu , makanya pulang jangan cepat-cepat.
Ayu: @firo :"(
Urfa: Huss, jangan gibahin orang, ga baik!
Irene: Udah. jangan mainan hape lagi. berisik. aku lagi mau belajar
caca: Iya aku juga.
Me: he'eh. >:(
Nisa: Orang pintar mau belajar, jangan berisik. udahan yuuu...
firo: yuuu...
Aku menutup ponselku lalu menaruhnya di meja. Setelah itu aku mandi sore dan belajar.
***
Esoknya, di kantin...
"Kyene!'. Sseorang memanggilku.
"ya?". Ternyata anak baru yang memanggilku, Diva.
"Aku minta maaf yang kemarin. Sebagai tanda minta maaf, nanti siang makan bareng, ya?".
"hm..., yauda deh., tapi makannya bareng Irene, ya?".
"Jangan bawa-bawa temanmu ikutan, dong! Ini privasi..".
"eehh?? yauda deh...". Aku menjawab dengan heran.
Siangnya...
"yuk, makan!". Baru mau makan, Diva memberhentikanku. "Eh, aku kebelet, temenin aku ke toilet, dong.."
"Hah....". Aku pasrah dan tangan ku langsung ditarik olehnya.
Siangnya...
"yuk, makan!". Baru mau makan, Diva memberhentikanku. "Eh, aku kebelet, temenin aku ke toilet, dong.."
"Hah....". Aku pasrah dan tangan ku langsung ditarik olehnya.
"Ada apaan, sih??".
Bersambung...
Jangan lupa kasih jejak komentar dan reaksi kamu,
beri dukungan buat Authornya ^^
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus